Keseruan Pelepasan Tukik di Pantai Boom Banyuwangi

Pantai-pantai di Banyuwangi bukan hanya populer sebagai destinasi wisata. Dengan garis pantai sepanjang 175,8 kilometer, pantai di Banyuwangi juga menjadi tempat favorit bertelur penyu.
Saat ini di seluruh dunia terdapat tujuh jenis penyu yang masih bertahan, dengan enam jenis di antaranya berada di Indonesia dan empat di lainnta bertelur di kawasan Pantai Banyuwangi. Mereka adalah penyu belimbing (Dermochelys coriacea), penyu hijau (Chelonia mydas), penyu lekang (Lepidochelys olivacea), dan penyu sisik (Eretmochelys imbricata). Sedangkan tiga jenis penyu lainnya adalah penyu kemp's ridley (Lepidochelys kempi), penyu pipih (Natator depressus), dan penyu tempayan (Caretta caretta). Hanya penyu kemps's ridley yang tidak hidup di perairan Indonesia.
Pada waktu itu saya bersama beberapa saudara dan ponakan ikut sebuah kegiatan yang difasilitasi warga lokal melepaskan tukik atau bayi penyu ke laut lepas. Tukik-tukik yang dilepasliarkan merupakan hasil penangkaran dan penetasan telur penyu yang mendarat di sepanjang pantai Banyuwangi. Sarang penyu dari 7 titik pendaratan di sepanjang 12 km panjang pantai ini dipindah ke tempat penangkaran telur penyu milik Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF).
Menurut para pihak pembina BSTF Penetasan dilakukan sejak bulan April hingga Agustus. Kita ambil dari 7 titik tempat pendaratan. 1.300 Tukik iki berasal dari 141 sarang. Kita selamatkan dan saat menetas langsung di rilis di pantai BOOM banyuwangi. Pelepasliaran Tukik yang bisa dibilang terbesar di Banyuwangi ini, dibagi menjadi dua kelompok. Sebanyak 1.000 Tukik dilepas oleh anggota pramuka, sedangkan 300 Tukik dilepasliarkan masyarakat umum. Pelepasan Tukik ini yang bisa dibilang terbesar di Banyuwangi ini, dibagi menjadi dua kelompok. Sebanyak 1.000 Tukik dilepas oleh anggota pramuka, sedangkan 300 Tukik dilepasliarkan masyarakat umum waktu itu.

Komentar